Ruwatan Akbar

image

Ruwatan Ghaib Akbar Hilangkan Pageblug.

Ritual Ruwatan Ghaib Akbar Usir Sengkolo Pageblug

 

RITUAL RUWATAN Ghaib Sengkolo Pageblug sebuah gawe ghaib akbar digelar Mbah Roso di Desa Kanigoro, Ngablak, Magelang-Jateng, awal Agustus 2007. Menyusul wabah (page¬blug) misterius dan nggegirisi, mengamuk di desa itu; Pagi sakit, sore mati. Malam sakit, pagi tewas. Maut merajalela, belasan nyawa tercabut, puluhan lain menggelepar antara hidup dan mati. Pusaka Singkir Pageblug warisan leluhur Mbah Roso,di tumbalkan di bu¬mi desa itu dengan maksud, menyirnakan seluruh aura busuk/buruk di desa tersebut.

Palilah Mbah Beran

Warga Kanigoro, miris. Banyak orang tanpa sebab, mendadak sakit berat. Satu-satu te¬was, puluhan lainnya dilarikan ke Rumah Sakit (kota) Magelang. Khabar pageblug itu di dengar PadepokanBumi Wali Songo, Jl.P.Diponegoro 72 Telp(Fax.(0295) 384034/381379 Pati,di dirikan/ di asuh spiritualis Drs.H.Imam Suroso.MM (Mbah Roso). Tanpa pamrih, ha¬nya pengabdian dan demi sesama, Mbah Roso,segera menggelar ritual di desa malang itu. Sekaligus juga memberikan bantuan yang di butuhkan masyarakat setempat (sembilan bahan pokok dan lain-lain).

Mbah Roso dan para santri padepokannya (Bumi Wali Songo), terperangah saat memasuki wilayah desa. Mata bathinnya melihat aura kabut hitam, melingkupi area pedesaan. Inde¬ra ke-enamnya,juga melacak sesuatu tak beres.Terutama aroma tak sedap (bau bangkai), menyembur-memancar dari delapan penjuru angin. Sebagai orang waskitha cepat Mbah Roso tanggap sasmitha.Semua yang tampak/dirasakan secara ghaib itu,merupakan isya¬rat mistis bahwa pedesaan itu masih pekat dibalut sengkolo pageblug. Jika dibiarkan tak di musnahkan, pasti ada warga desa jadi korban lagi.

Isyarat ganasnya aura sengkolo pageblug itu, membuat Mbah Roso dan para santri pengi¬kutnya, langsung memasang kuda-kuda. Memperkokoh (luar-dalam) diri dengan bersha¬llawat dalam hati, di iringi wiridz/dzikir tanpa putus. Sambil menyibak aura dan aroma sangat buruk itu, Mbah Roso menuju jantung Punden Desa yaitu Makam Mbah Beran. Al¬Marhum Mbah Beran, cikal bakal pembuka (babad alas) daerah itu hingga jadi pedesaan. Makam orang digdaya olah kanuragan ini, sangat di keramatkan oleh masyarakat.

Mbah Roso, memandang penting melaksanakan perziarahan di makam Mbah Beran de¬ngan pemahaman, almarhum sesepuh sekaligus seorang Kiai pensyi'ar Islam semasa hi¬dupnya di desa setempat. Kewinasisannya dalam olah bathin, juga di akui warga desa. "Saya berziarah sekaligus mohon izin palilah pada arwah almarhum, agar yang saya ker¬jakan dilandasi itikad baik di Desa Kanigoro ini, memperoleh hasil positif buat warga dan berjalan lancar tanpa rubedho (gangguan)", kata Mbah Roso.

 

Ritual Ruwatan Pageblug:

Usai perziarahan, Mbah Roso segera melaksanakan niat acara inti yaitu, menggelar Ritual Ruwatan Ghaib Sengkolo Pageblug. Dalam bentuk shallat ghaib, mengam ¬bil tempat di kompleks makam warga desa yang meninggal. Warga desa yang tewas terse¬but, merupakan korban amukan pageblug yang menurut keterangan mulai menyeruak merambah desa itu sejak akhir bulan Juni 2007. Dalam tempo kurang satu bulan pageblug merajalela, sekitar 40-50 warga desa jadi kor ¬ban,sepuluh di antaranya meninggal dalam tempo berturutan. Warga di landa ketakutan, panik,malah putus asa.Sampai Mbah Roso datang di desa itu,para ahli medis tingkat pro¬vinsi sampai pusat, belum tahu jenis penyakit apa yang mewabah di desa itu. Semuanya masih serba gelap penuh misteri! Semuanya seakan masih tertutupi oleh kabut penuh mistis dan magis.

Ketika Mbah Roso sebagai imam mulai memimpin shalat, hawa dingin dan bau amis ma¬yat tiba-tiba menusuk hidung. Memasuki akhir reka)at, sua sana sekonyong-konyong be¬rubah. Aura hitam berubah sumilak cerah. Hawa yang semula dingin kekes berganti ha¬ngat. Dan aroma atau bau-bauan nyleneh nyaris membuat Mbah Rosa mual, sudah tidak tercium lagi. Suasana alam pedesaan yang awalnya beku-membatu, pelan-pelan mencair normal kembali.

Melihat penlbahan alam itu, Mbah Roso seakan dapat daya ghaib Illahi tambahan. Usai memimpin shallat, pusaka warisan leluhurjkeris, Singkir pageblug dicekalnya.Sejenak pu saka diamati, sedang di-tayuh) di ajak dialog secara bathin. Akhirnya,disemayamkan (di¬tanam) di bumi desa setempat.Tugas dan fungsi keghaiban Singkir Pageblug, memprotek¬si warga dan desa,agar tak teIjamah aura mematikan pageblug. Aura kehidupan yang me mancar dari pusaka, akan memberi daya waras pada warga yang terkena wabah.

 

Tirta Suci 7 Sumber

Mbah Roso anjangsana dan menyambangi rumah-rumah warga desa yang berduka, kare¬na ada anggota keluarganya meninggal jadi korban pageblug. Sambil jalan kaki dari gang ke gang desa, menghampiri rumah-rumah yang di tujunya; Spiritualis ini di bantu santri¬nya,tak henti-henti memercikan Tirta Suci (campur Kembang Setaman) di ambil dari tujuh mata air berbeda. Tujuh sumber air itu, merupakan sumber air keramatj sua) tersebar di berbagai daerah Jawa Tengah dan Daeerah Istimewa Yogyakarta.

Pemercikan Tirta Suci itu,merupakan rangkaian ritual akhir Mbah Roso di Desa Kanigoro, Ngablak. Dengan maksud supaya situasi-kondisi desa yang semula kotor, sesudah diber¬sihkan dari sengkolo pageblug melalui ritual ruwatan yang telah dilaksanakan.Pungkasan di-bilas dengan pmercikan Tirta Suci. Setelah itu tuntas-tapis-Iah ritual yang di selengga ¬rakan Mbah Roso, membebaskan desa ini dari cengkeraman pageblug sekaligus mensuci¬kannya kembali. Mbah Roso, satu-satunya spiritualis di sebut-sebut termasuk kandidat kuat Calon Guber¬nurJateng (2008-2013); Dalam kesempatan itujuga memberi bantuan, tanda ikut berbe¬la sungkawa, pada para keluarga yang meninggal. Bantuan itu berupa Sembako dan da¬na / uang sekadarnya, di sambut suka cita oleh masing-masing keluarga. Berbareng itu, rombongan Pengurus Buruh Migran Indonesia (BMI), organisasi para TKI/ TKW di Hong¬kong, juga hadir untuk memberikan sumbangan pada para keluarga korban wabah. Per¬lu diketahui, nama dan prestasi Mbah Roso)sebagai spiritualis kesohor, cukup populer di kalangan TKI/TKW (Tenaga Kerja Indonesia/ Tenaga Kerja Wanita) di Hongkong dan Tai¬wan. Karena selain melakukan Bhakti Sosial tersebut beliau juga membuka praktek di Hongkong setiap minggu ke III hari sabtu dan minggu setiap bulannya untuk membantu para BMI tersebut yang membutuhkan bantuannya namun merasa jauh. Sehingga tak aneh, jika MbahRoso dan Pengurus BMI Hongkong, jalan bareng da¬lam aksi bhakti so sial di Desa Kanigoro, Ngablak, Magelang tersebut.

Polling Anda

Masalah apa yang Anda hadapi sekarang ?

Obat Kuat Lelaki Pacet Mahesa